Explore Banyuwangi Bersama Backpacker Jakarta

Minggu, Maret 20, 2016


Halo Guys kembali lagi bersama gw di langkah dody. Kali ini gw mau membahas perjalanan gw ke salah satu daerah di timur Jawa yaitu Banyuwangi. Perjalanan gw kali ini ditemani oleh satu komunitas yang udah besar banget yang isinya orang-orang pencinta jalan-jalan yang sebagian besar warga jakarta yaitu Backpacker Jakarta. Gw ceritain dulu ni seklias tentang Backpacker Jakarta. Backpacker Jakarta adalah sebuah komunitas Travelling yang didirikan pada 5 April 2013 dan berpusat di Jakarta dan sekitaranya (Bogor, Tanggerang, Bekasi dan Depok ). BPJ melakukan perjalanan kesetiap tempat wisata dengan menggunakan sistem SHARECOST (patungan). Kalau yang mau bergabung dengan komunitas ini info lengkapnya bisa buka web sitenya di www.Backpackerjakarta.com disana bisa tahu tentang BPJ dan apa itu BPJ. Perlu diketahui bahwa ini trip pertama gw bareng BPJ. Gw tahu trip ini dari grup whatshup yang setiap minggu bakal di sahre info tripnya. Gak berfikir panjang gw langsung daftar ke CPnya. Pada saat itu gw whatsupp Ka Emil buat ikut trip ini dan dimasukin lah gw ke grup whatsupp trip yang isinya adalah orang-orang yang ikut trip explore banyuwangi. Di grup ini dibahas tentang persiapan perjalanan mengexplore banyuwangi. Mulai dari apa saja yang dibawa, apa yang dilakukan disana sampai berapa biaya yang harus dibayar untuk trip ini. Semua dibahas dalam grup ini.

Jumat, 18 Maret 2016, waktu telah tiba perjalanan kami akan dimulai. Sesuai kesepakatan di grup whatsupp meting point kita di stasiun senen pada pukul 13.30 WIB. Saya berangkat dari rumah menggunakan ojek online menuju stasiun pasar senen pukul 11.00 WIB karena hari jumat jadi saya singgah di masjid dekat stasiun untuk menunaikan shalat jumat. Selesai solat jumat saya ke stasiun senen. Disana saya menemukan teman teman baru lagi yang sebelumnya saya hanya bisa berkomunikasi lewat whatsup saja. Disana saya bertemu dengan Dami, Dani, dan Febe mereka adalah teman teman saya yang sebelumnya saya sudah kenal terlebih dahulu.Maklum kalau baru baru bawaannya malu-malu asal jangan malu maluin aja ya hahahahaha. Satu demi satu peserta trip berdatangan sampai akhirnya pukul 14.15 WIB dan semua telah kumpul dan kita bersama-sama menuju peron stasiun untuk menaiki kereta api.

Kita bersama-sama mencari gerbong kereta yang kita duduki. kebetulan kita semua di satu gerbong. Di dalam gerbong semua saling berbicara ala kadarnya masih malu-malu. Saat itu saya satu bangku dengan Om taufik yang baru saya kenal di kereta. dan saya kenalan juga sama yang lainnya yaitu anisa, ririn,indra, k vilan, abie, mba dian, ka emil, mas adhi, ririn, wiwit, dan banyak lagi teman teman lainnya yang jumlahnya 35 an orang. perjalanan dari stasiun senen ke stasiun pasar turi memakan waktu 14 jam, waw lama sekali ya. emberan lama bingit tepos tu bokong hahhaha. Di dalam gerbong kita habisakan waktu dengan bercanda, ngobrol-ngobrol, nyemil nyemil dan tidur malam. Waktu menunjukan Pukul 02.00 WIB dan tanggalan pun berganti menjadi 19 Meret 2016. kereta akan segara tiba di stasiun pasar turi. Sang CP membangunkan teman-teman yang sedang tertidur agar bersiap-siap turun dari kereta.

Sampailah kita di stasiun pasar turi. Pukul 02.30 WIB. Kami semua dibawa oleh sang CP ke parkiran untuk menaiki mobil elef. Kami menyewa 2 mobil elef menemnai perjalanan kami. saya satu baris tempat duduk dengan Dami, Dani dan Indra, Belakang saya Febe Mba Dian, dan Bagus, depan saya ka Emil, Abie, dan dibelakang ada Wiwit, Ririn dan yang lainnya. Tujuan wisata kami yang pertama adalah air terjun mandakari pura. Waw air terjun ini biasanya gw lihat di TV sungguh menakjubkan. Sebentar lagi gw bisa lihat dengan mata kepala gw sendiri, benar-benar gak sabar gw ingin buru buru melihat. Perjalanan dari pasar turi menuju air terjun mandakari pura menghabiskan waktu 3 jam. Bergegaslah kami menuju probolinggo dimana airterjun mandakaripura berada.



Air Terjun Madakaripura adalah sebuah air terjun yang cantik dan masih berada dalam kawasan Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru karenanya dapat menjadi destinasi tambahan bagi pendaki Gunung Bromo. Lokasi Air Terjun Madakaripura tidak terlalu jauh dari Gunung Bromo, tepatnya di dekat Desa Sapih, Kabupaten Lombang. Air Terjun Madakaripura diyakini sebagai tempat meditasi terakhir Patih Gajah Mada dari Kerajaan Majapahit. Air terjun yang menjulang tinggi ini dijuluki air terjun abadi karena tidak pernah berhenti mencurahkan air halus serupa curahan hujan bagi orang-orang yang dapat melintas di bawahnya. Pukul 05.30 WIB kami sampai di pintu gerbang air terjun mandakri pura. Kami terkejut dengan apa yang kami lihat saat itu. dikarenakan jalan masuk yang di tutup, toko toko yang berantakan, toliet yang kotor dan banyak sampah berserakan, bagaikan tempat wisata yang tak berpenghuni. CP kita kebingungan. dan 2 orang penduduk setempat menghampiri kami. dan bilang kalau tempat wisata ini di tutup dikarenakan ada beberapa hal. Dengan gigihnya CP kami bernegosiasi dengan warga setempat dan akhirnya kami menemukan kesepakatan bahwa kami semua boleh memasuki area tersebut dengan syarat harus kemabli ke parkir mobil sebelum pukul 08.00 WIB. Dengan senang kami memasuki kawasan tersebut dengan badan yang masih letih dan muka yang masih kucel karena diperjalanan menuju tempat ini kami semobil tidur. dari area parkir menuju kawasan air terjun kita harus berjalan kaki sekitar 20 menit. sesampainya di kawasan air terjun tersebut kami berdecak kagum kami harus melewati tebing tebing yang di guyur air. Air terjun setinggi 200 meter ini merupakan air terjun tertinggi di Pulau Jawa dan tertinggi kedua di Indonesia. Air terjun ini berbentuk ceruk yang dikelilingi bukit-bukit yang meneteskan air pada seluruh bidang tebingnya seperti layaknya sedang hujan, 3 di antaranya bahkan mengucur deras membentuk air terjun lagi. Dengan hati hati kami menyelusuri aliran sungai untuk menuju air terjun utama. Saya bersukur sekali bisa sampai di air terjun seindah ini. Ini dia foto yang bisa kami abadikan dikawasan air terjun mandakari pura ini.






Waktu menunjukan pukul 07.00 WIB saatnya kita balik ke parkiran sesuai negosisasi kami dengan warga sekitar. Ada satu peristiwa dimana salah satu teman kami yang terjatuh dan kepalanya terbentur oleh batu. Langsung saja CP kami membawanya ke puskesmas terdekat untuk diberikan pertolongan. yang lain panik dan langsung menuju parkiran. Sesampai diparkiran kami semua bergantian kekamar mandi yang lumayan kotor karena baju kami basah tersiarm air terjun tersebut. selesai itu kami menuju ke toilet warga untuk mandi, dan yang lainnya sambil mengantri ada yang sarapan dan ada yang berkemas kemas menuju tempat wisata berikutnya. karena semua telah selesai akhirnya pukul 10.00 WIB kami semua menuju puskesmas untuk menjemput sang CP dan teman kita yang terjatuh tadi. Sebelumnya kami dikabarkan bahwa teman kita tidak begitu serius lukanya hanya saja keningnya kena jahitan 2 jahitan. Sesudah menjemput teman kami, kami semua menuju tempat wisata selanjutnya yaitu Taman Nasional baluran. Waktu tempuh perjalanan dari probolinggo ke taman nasional baluran adalah 6 jam lama sekali ya... tepos tepos dah tu bokong.




Masih dengan mobil elf yang sama dan waktu menunjukan pukul 12.00 WIB kami berhenti di salah satu rumah makan yang terdapat masjid. Disana kami bergegas untuk makan siang dan bergantian untuk menunaikan shalat dzuhur. Jam 13.00 WIB kami lanjutkan perjalanan lagi. Di dalam mobil kami habiskan untuk tidur dikarenakan lelah main air di mandakaripura tadi. Waktu menunjukan pukul 16.00 WIB kami telah sampai di pintu gerbang Taman Nasional Baluran. Ka adhi dan Ka emil ke pos registrasi untuk membeli tiket. kami semua menunggu di mobil sekitar 15 menit. Di Taman Nasional ini banyak sekali tempat wisatanya. Karena waktu kami terbatas jadi kami memilih  untuk ke savana Bekol saja. dari pintu gerbang menuju savana bekol memakan waktu  45 Menit dengan jalanan berbatu dan kendaran yang kami tumpangi berjalan lambat. Sesampainya di savana bekol pukul 16.45 WIB hal yang kita lakukan ya apalagi kalau bukan menikmati pemandangan savana ala ala afrika selatan dan berfoto cantik. Di Bekol kami melihat hamparan padang savana, hutan dan Gunung Baluran. Tampak beberapa pohon besar tumbuh di tengah padang rumput. Savana Bekol sendiri memiliki luas sekitar 300 Ha dari total 10 ribu Ha luas savanna di Baluran, yang sekaligus merupakan savana terluas di Pulau Jawa. Mau lihat foto-foto keseruan kami ini dia.


    





Waktu menunjukan Pukul 18.00 WIB saatnya kami menunaikan shalat isya. Di Savana Bekol terdapat masjid yang bisa para pengunjung jadikan untuk shalat berjamaah. Kami semua meutuskan untuk menjamak shalat magrib kami dengan shalat isya dikarenakan kami harus melanjutkan perjalanan ketempat wisata selanjutnya. Selesai shalat kami menaiki mobil untuk bersiap siap melanjutkan perjalanan utama kami yaitu Menuju kawah Ijen dan melihat keajaiban alam yang hanya ada 2 di dunia yaitu Blue Fire. Lama perjalanan dari Taman nasional Baluran Ke Pintu gerbang kawah Ijen adalah 5 jam dengan jalan menanjak dan berkelak kelok. Pukul 20.00 WIB kami memulai perjalanan dari Taman Nasinonal Baluran. Pukul 21.00 WIB kami berhenti di rumah makan untuk makan malam dengan suasana pinggir laut. Pukul 22.00WIB kami menuju mobil untuk melanjutkan perjalanan kembali. Di dalam mobil kami manfaatkan untuk tidur agar pada saat mendaki kami tidak kelelahan. 20 Maret 2016 waktu menunjukan pukul 01.00 WIB kami telah sampai di gerbang masuk Kawah Ijen. Seperti biasa CP kami mengurus administrasi untuk menaiki kawah tersebut. Dan yang lainnya membentuk mini grup untuk menaiki gunung ijen tersebut. Saya berkelompok dengan Bagus, Febe, Mba Dian, Dani, Dami. dan yang lainnya .

Kami memulai perjalanan kami pukul 1.30 WIB. di perjalanan kami saling bercanda dan bersenda gurau, sambil ngobrol santai. Jalan menuju kawah ijen menanjak, pemandangan gelap, Udara sangat dingin, beruntunglah cuaca saat ini sangat mendukung dan cerah. Disarankan kepada teman-teman memakai jaket tebal dan sarung tangan ya, karena memang dingin sekali.Sebagai informasi bahwa Perjalanan wisata ke kawah Ijen, dimulai dari Paltuding yang merupakan sebuah pos Perhutani di kaki gunung Ijen. Dari sini terdapat jalan tanah menanjak ke ketinggian 2.400m dengan waktu tempuh 2 jam dengan berjalan santai. Tiba di bibir kawah, kami turun untuk menuju pemandangan Blue Fire kami sadar bahwa pemandangan menakjubkan akan segera tersaji di depan mata. Blue Fire adalah fenomena alam yang unik dan hanya dapat dilihat di Kawah Ijen - Banyuwangi saja. Saking indahnya fenomena ini bahkan mengalahkan popularitas matahari terbit di Banyuwangi yang disebut sebagai matahari pertama di Jawa. Tak hanya itu, banyak wisatawan dari berbagai negara rela datang jauh-jauh sekedar untuk melihat penampakan si Api Biru di kawah Ijen. Dari sini pengunjung bisa melihat penambang-penambang belerang yang berada di dekat danau. Untuk menuju ke danau, pengunjung harus menuruni bebatuan tebing kaldera melalui jalan setapak yang juga biasanya dilalui oleh para penambang. Sapu tangan basah disini sangat diperlukan, karena seringkali arah angin bertiup membawa asap menuju ke jalur penurunan. Beruntunglah saya bisa sampai tujuan melihat Blue fire didepan mata saya. Ini dia foto yang saya abadikan menggunakan Gopro Hero 4 silver saya.


   


















Waktu menunjukan pukul 04.30 WIB saatnya saya naik ke bibir kawah dan turun dari kawah ijen. Saya, Bagus, Mba Dian, dan Febe bertemu kembali dan kami menuruni Gunung Ijen dengan jalur yang sama. Di perjalanan kami asik motret, bercanda sampai kita juluki 5 langkah cekrek ahhahahha. gak terasa waktu menunjukan Pukul 07.00 WIB dan kami sampai di pos penjagaan. Kami berempat menuju warung untuk menikmati pisang goreng panas dan minum segelas susu hangat untuk menghangatkan tubuh kami. Teman teman yang lain masih di atas. Kami menunggunya sampai pukul 09.00 WIB. Semua sudah berkumpul saatnya kita kembali ke satsiun pasar turi surabaya. Pukul 09.00WIB kami melanjutkan perjalanan menuju surabaya. Mereka lelah sepertinya suasana di mobil hening semua tidur karena begadang semaleman. Waktu tempu perjalanan dari Kawah Ijen menuju surabaya pasar turi adalah 9 Jam. di jam 13.00 WIB kami beristirhat buat mandi dan shalat Duhur di daerah pasruan. dan pukul 16.00WIB kami menyempatkan membeli oleh oleh didaerah siduarjo. Pukul 19.00 WIB kami sampai di Surabaya. Kami semua masih punya waktu 2 jam menuju ke stasiun pasar turi. Karena kereta kami berangkat dari pasar turi menuju jakarta pukul 21.00 WIB.

Dua Jam tersisa kami sempatkan waktu ke TUGU yang menjadi ikon kota surabaya yaitu Patung Suro Dan Boyo. Patung ini berada di depan Kebun Binatang Surabaya. Patung ini terdiri atas dua hewan ini yang menjadi inspirasi nama kota Surabaya. Selesai berfoto foto dan jajan di sekitaran tugu. kami harus bersiap siap menuju stasiun pasar turi agar tidak ketinggalan kereta. Pukul 21.00 WIB kami sampai di stasiun pasar turi dan kami semua memasuki peron stasiun pasar turi langsung menuju gerbong kereta yang sesuai dengan tiket kereta kami. Kereta berjalan dan menuju jakarta memakan  waktu 14 jam. Keesokan harinya tanggal 21 Maret 2016 kami sampai di Jakarta dan kami semua pulang ke rumah masing-masing dengan selamat, dan membawa sejuta kenangan yang tak terlupakan.

Saya sangat senang mengikuti trip perdana saya bersama Backpacker Jakarta. Semoga saya bisa mengikuti trip yang di adakan BPJ di waktu selanjutnya. terimaksih kepada CP dan anggota trip terimakasih atas kebersamaannya, kehangatannya dan kasih sayangnya. semoga bisa ikut trip bersama kalian di waktu yang lain. Terimaksih buat kalian yang sudah membaca pengalaman trip gw mengexplore banyuwangi. Tunggu cerita gw di langkah dody selanjutnya.






You Might Also Like

2 komentar

  1. Balasan
    1. masih proses mengetik sambil kerja ni ahhaha foto fotonya masih di upload hihihihih di tunggu ya hahahha #semoga envy ahhahaha

      Hapus

Facebook

Instagram

Instagram

My Gallery